Tanda-tanda Akhir Zaman

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Hujan Salju Di Pasang Pasir

Sebagaimana diberitakan oleh TV Arab Saudi dan diberitakan kembali oleh Nuansa Pagi RCTI bahwa :

Pada Hari Minggu, tanggal 13 January 2002, di Arab Saudi yang merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas dimana matahari bersinar sepanjang hari, telah terjadi suatu fenomena alam yang langka!!! yaitu dengan turunnya salju dengan lebatnya. Tepatnya di darah Tabuk 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi) ketebalan salju mencapai 20 cm, dan di Yordania suhu mencapi titik beku (0 derajat celcius). Ternyata tahun-tahun terakhir ini di Jazirah Arab yang notabenenya gurus pasir panas, turunnya salju ini telah sering terjadi, tetapi hal ini ditutup-tutupi atau tidak dipublikasikan secara luas.

Ada apa gerangan dengan terjadinya fenomena alam tersebut?....

Jauh-jauh hari sebelum terjadinya turun salju di Arab Saudi dewasa ini sebagaimana diberitakan di atas, para ilmuan dari King Abdul Aziz University (Arab Saudi) bekerja sama dengan para ilmuan barat dan manca negara telah melakukan penelitian ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai Hadist Rasulallah SAW di atas.

Kajian ini antara lain dilakukan bersama dengan seorang orientalis, Profesor Alfred Kroner, seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany. Ketika ditanyakan kepada Prof. Korner oleh para Ilmuan King Abdul Aziz sebagaimana diterangkan dalam Islam dan Sains hal. 25-26 :

Bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa mengetahui bahwa dahulu kala jazirah/dataran Arab merupakan padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai yang mengalir?..... Karena Prof Korner tidak beriman kepada Al-Quran dan Al-Hadist, ia menjawab dengan tuduhan bahwa bisa saja Nabi Muhammad SAW mengetahui hal tersebut dari kitab-kitab lama seperti Jabur,Tauret dan Injil yang sering menceritakan bahwa dulu di dataran Arab merupakan padang rumput yang subur dengan banyaknya cerita tentang para pengembala ternak, cerita-cerita tentang kebun anggur dan cerita-cerita tentang pemilik perkebunan yang subur yang sering diceritakan dalam kitab-kitab tersebut. Atau bisa jadi Nabi Muhammad SAW menconteknya dari ilmuan-ilmuan dari Roma pada saat itu.

Menanggapi tuduhan Prof. Korner tersebut, Ilmuan King Abdul Aziz, menjawab OK, anda bisa saja menuduh seperti itu, tapi apakah keadaan dataran Arab yang subur dahulu kala itu bisa dibuktikan secara ilmiah pada masa Nabi Muhammad SAW hidup 1400 tahun yang lalu?.... Prof. Korner menjawab pada masa itu belum dapat dibuktikan, karena sains dan teknologinya tidak memungkinkan.

Apakah hal itu benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan secara ilmiah dengan teknologi canggih dewasa ini?... Prof. Korner menjawab ya!.. dahulu dataran Arab dipenuhi dengan kebun-kebun yang subur dan sunga-sungai yang mengalir, dan secara ilmiah keadaan tersebut dapat dibuktikan. Prof Korner menjelaskan bahwa dahulu selama Era Salju (Snow Age), kemudian Kutub Utara icebergs perlahan-lahan bergerak ke arah selatan sehingga relatif berdekatan dengan Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini merupakan fakta sains yang tidak bisa dibantah.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui juga bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari kiamat, padahal pada masa itu 1400 tahun yang lalu teknologinya belum memungkinkan untuk mengetahui hal tersebut dan informasi tersebut satupun tidak diterangkan baik dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian ilmuan-ilmuan Roma?....... Prof. Korner menjawab dengn malu-malu, bahwa Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui informasi itu pasti dari sesuatu yang mengetahui betul mengenai alam ini (cuma Prof. Korner mengelak untuk mengatakan secara terus terang bahwa sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT yang paling tahu tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah menciptakan dan mengaturnya) .

Dan apakah informasi yang dikabarkan Nabi Muhammad SAW 1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai benar-benar akan terjadi?..... Prof Korner menjawab dengan tegas ya!... karena sebenarnya proses itu sekarang sedang terjadi. Era Salju Baru (New Snow Age) sebenarnya telah dimulai, sekali lagi sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah selatan mendekati Semenanjung Arab. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta dan sains, dimana tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang menghujani bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim salju tiba.Dan sekarang terbukti bahwa salju telah beberapa kali turun di dataran Arab sebagaimana diberitakan TV Arab Saudi dan RCTI di atas.

Bagi umat Islam yang telah memahami ajaran Islam, turunnya salju di arab saudi ini bukan merupakan hal yang aneh, karena hal ini telah diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu. Ketika para sahabat menanyakan kepada Rasulallah SAW mengenai kapan datangnya hari kiamat.Rasulallah SAW menjawab, bahwa pengetahuan mengenai datangnya hari kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT.

Tetapi Allah SWT telah memberitahukan tanda-tandanya kepada Rasulallah SAW, antara lain sebagaimana diterangkan dalam salah satu Hadist Rasulallh SAW: "Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai(HR Muslim) " Dari Hadist Rasulullah SAW di atas ada beberapa informasi yang didapat:

1. Informasi datangnya hari akhir / kiamat
2. Dahulu kala dataran / jazirah Arab pernah menjadi padang rumpur yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai dan
3. Nanti, dataran Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat.

Kejadian di atas merupakan salah satu bukti yang telah dijanjikan Allah SWT bahwa firman-Nya yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW dalam Al-Quran dan Al-Hadist adalah benar datang dari Tuhan pencipta alam semesta ini, yaitu Allah SWT. Sebagaiman firman Allah SWT : "Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran setelah beberapa waktu lagi" (QS. Shad :87-88)

Wahai umat manusia di dunia, apalagi yang yang menghalagi kita untuk beriman bahwa: "Tiada Tuhan selaian Allah, dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah"....... padahal kebenarannya telah terbukti?........ dan hari kiamat telah di depan mata???......Siapkan bekal menuju alam kubur, padang mahsyar & kampung akherat sekarang juga !!!!

Kiriman: Hendra Ernawan, Jakarta
Read more

Gerhana dalam Perspektif Ilmu Semiotika (Petanda)

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Oleh : Agus Junaedi. M.Ag.
(Penggiat Kajian Fiqhul Waqi)

Gerhana bulan atau matahari (khusuf/ kusuf) bukanlah kejadian yang dianggap aneh oleh manusia jaman sekarang. Namun khusus bagi umat Islam (kaum muslimin) , kejadian gerhana bulan maupun gerhana matahari ada beberapa perkara yang mesti dilakukan yang berhubungan dengan syari'at (ibadah), menurut sebagaian fuqaha (ahli hukum Islam) hukumnya sunah mu'akkad (lebih utama dilakukan), diantaranya ada syari'at shalat gerhana (khususf /kusuf) . Mengenai dasar hukum tentang beberapa syari'at yang mesti dilakukan oleh kaum muslimin pada saat terjadi gerhana itu, tidak disebutkan secara langsung dalam al-Qur'an, namun berdasarkan hadits-hadits yang shahih.

Banyak hadits yang menyebutkan tentang hal tersebut , dalam kajian ini, penulis hanya menyebutkan dua hadits yang yang bersumber dari ‘Aisyah r.a dan Abu Musa r.a berikut ini ;

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

( رواه البجاري : كتاب : الكسوف: الباب : الصدقة في الكسف :991)

" Sesungguhnya (gerhana) matahari serta (gerhana) bulan, merupakan dua "tanda" dari berbagai " tanda" dari Allah. Gerhana matahari atau bulan (kejadiannya) bukan diakibatkan meninggalnya seseorang atau kelahiran seseorang, kalaulah kalian mendapatkan gerhana, maka segeralah berdo'a kepada Allah, agungkanlah Dia (takbir), shalat, kemudian bersidekahlah. ( H.R. Bukhari, Kitab kusuf, bab sedekah ketika gerhana ,no. hadist 991)

عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ خَسَفَتْ الشَّمْسُ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَزِعًا يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ فَأَتَى الْمَسْجِدَ فَصَلَّى بِأَطْوَلِ قِيَامٍ وَرُكُوعٍ وَسُجُودٍ رَأَيْتُهُ قَطُّ يَفْعَلُهُ وَقَالَ هَذِهِ الْآيَاتُ الَّتِي يُرْسِلُ اللَّهُ لاَ تَكُونُ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنْ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ فَإِذَا رَأَيْتُمْ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ

( رواه البجاري : كتاب : الكسوف : الباب : ذكر في الكسف : 1004)

Dari Abu Musa, dia berkata: " Saat terjadi gerhana matahari, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdiri (terlihat) khawatir terjadi kiamat. Beliau berangkat kemesjid, kemudian shalat gerhana, berdiri lama sekali, begitu juga saat ruku dan sujud yang belum pernah aku saksikan. Setelah selesai shalat gerhana Beliau bersabda, " tanda-tanda ini yang Allah kirim, kejadiannya (gerhana) bukan meninggalnya seseorang, atau lahirnya seseorang. Tetapi kejadian ini merupakan peringatan dari Allah untuk hamba-hamba-Nya. Maka tatkala kalian menyaksikan gerhana walaupun sedikit, bersegeralah, dzikir kepada-Nya, berdo'a, serta minta ampunan. ( H.R. Bukhari, Kitab gerhana, bab Dzikir ketika gerhana ,no. hadist 1004 )

Dari dua hadits tersebut, ada frasa hadits "آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ " penulis memberikan terjemah terhadap frasa itu dengan " dua tanda dari tanda-tanda Allah ". Kata "آيَاة " merupakan lafadz musytarak (memiliki banyak arti) diantaranya ; tanda, petunjuk, bukti, pengajaran, urusan yang besar, mukjizat, kumpulan manusia . Oleh karenanya kata "آيَاة " diberi arti " tanda" (lambang). Gerhana merupakan tanda (kode/lambang) dari Allah buat manusia. Oleh karenanya kejadian gerhana dapat dilihat maksudnya dengan pendekatan ilmu petanda (semiotika).

Semiotika adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang tanda serta segala hal yang terkait dengan tanda itu sendiri seperti; kegunaan, hubungan dengan tanda-tanda lain, pengirim tanda serta penerima tanda. Kalau kajian tanda menyangkut penggolongan tanda, ,hubungan dengan tanda-tanda lain, serta dengan cara penggunaanya, dikaji dalam sintaksis semiotik. Sedangkan jika kajian lebih di titik beratkan pada hubungan tanda dengan yang diacunya (petunjuk) serta maksud tanda, dikaji dalam semantic semiotik. Sedangkan jika tanda dikaji secara mendalam mengenai hubungan tanda antara yang mengirim dan yang menerima, dikaji dalam pragmatic semiotik.

Dilihat dari kegunaan tanda, sekurang-kurangnya ada dua guna;

1. Sebagai informatif seperti, air mendidik memberikan informasi bahwa air sangat panas, besi dibakar sampai membara memberikan informasi bahwa api sangat panas, ayam berkokok sebagai informasi subuh tiba, kumis sebagai informatif tentang kelaki-lakian dll.
2. sebagai alat komunikasi antara pengirim dan penerima seperti, mengangukkan dagu tanda setuju, melambaikan tangan tanda untuk segera menghampiri, tekenan (tanda tangan) tanda setuju, dll.

Kalaulah gerhana dikaitkan dengan teori diatas, maka gerhana memiliki dua guna;

1. gerhana merupakan informatif bagi manusia yang meihat dan mengalami gerhana
2. gerhana sebagai alat komunikasi, antara Allah sebagai pengirim tanda disatu sisi dan sisi manusia sebagai penerima tanda.

Dari dua teori ini, maka gerhana menjadi sesuatu bahan pemikiran;,

1. Informasi apa yang mesti diketahui oleh manusia dari kejadian gerhana itu ?
2. Pesan apa yang mesti diketahui manusia ketika mengalami gerhana ?

Untuk menjawab pertanyaan yang pertama, bisa digali hadits riwayat Abu Musa, pada kalimat " فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَزِعًا يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ " Nabi berdiri khawatir terjadi kiamat". Dari teks ini, mengisyaratkan bahwa Nabi mengetahui sesungguhnya gerhana adalah merupakan salah satu dari sekian tanda kiamat, atau akan adanya bencana atau huru-hara besar, perkara ini dikuatkan oleh teori fisika moderen mengenai gaya tarik antar planet. Kalau planet-planet atau benda-benda angkasa ada pada posisi sajajar bisa mengakibatkan gaya tarik antar planet labil, yang besar kemungkinan benda-benda angkasa yang ukurannya lebih kecil akan tertarik kepada benda angkasa yang lebih besar, yang bisa jadi akan adanya bencara besar kalau sudah sejalan dengan kehendak Allah, maka inilah yang disebut dengan disebut kiamat kubra, atawa sekurang-kurangnya pada beberapa tempat akan terjadi bencana, kerusuhan, huru-hara atau sejenisnya, misalnya ada angin topan, badai dilaut dan lain-lain,. Hal ini juga terungkap pada teks

" لاَ يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ,

Kedua bisa dilihat pada kaهfiyat shalat husuf yang tidak biasa sebagaimana pada shalat umumnya yakni adanya dua ruku dalam satu yang menjadi tanda segera untuk mempercepat shalat sebelum kiamat datang atau sebagai shalat terahir (salat wada).

Pertanyaan kedua, pesan apa yang terdapat dalam gerhana, hal ini pun dapat dikaji dari hadits diatas ;

1. kalimat " ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا "
2. frasa " وَتَصَدَّقُوا "
3. frasa " وَاسْتِغْفَارِهِ "

Tiga hal ditampilkan dalam bentuk kata kerja (verb) " fi'il", namun demikian jika dikaitkan dengan teori diatas, kata kerja itu sesungguhnya menunjukan keterangan waktu, singkatnya ;

1. Ketika terjadi gerhana ia merupakan "waktu mustajab buat berdo'a" saatun mustajabun lidu'a"
2. Ketika gerhana terjadi ia merupakan "waktu yang paling baik buat bersidekah" sa'atun khoerun lishodaqah"
3. Ketika gerhana terjadi merupakan "waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah yang akan mengampuni dosa-dosanya " "sa'atun aqrabu 'abdu warabuhu"

Singkatnya tiga perkara inilah yang jarang dimanfaatkan oleh manusia secara umum terkhusus umat islam sehingga setan dengan mudah membuat makar dengan mengajarkan mitos-mitos tentang gerhana, akibatnya dikalangan umat islam banyak yang tidak peduli terhadap kejadian gerhana alih-alih mereka berpegang kepada pendapat para fuqoha bahwa shalat gerhana hukumnya sunat (dikerjakan mendapat pahala, ditinggalkan tidak berdosa) . inilah yang disinyalir oleh Allah dalam satu firman-Nya ;

وَإِنَّ كَثِيراً مِّنَ النَّاسِ عَنْ آيَاتِنَا لَغَافِلُونَ

ٍsesungguhnya kebanyakan manusia lalai terhadap tanda-tanda dari Kami.(Yunus :92)

Singkatnya gerhana dilihat dari perspektif ilmu semiotika adalah;

1. Gerhana merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda akan datangnya bencana besar atau kiamat, kerusuhan, huru-hara;
2. Pesan yang dibawa gerhana adalah ;

Saatun mustajabun lidu'a ( waktu yang dekat terkabulnya do'a)
Saatun khairaun lishodaqah (waktu yang paling baik untuk bersidekah)
Saatun aqrabu baina abdun wa rabuhu (waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Khaliknya) atau waktu yang paling baik dalam bertaubat

Oleh karena wahai kaum muslimin janganlah kita lalai pada peristiwa-peristiwa gerhana.
Wallahu'alam !!!!

Hadits riwayat A'isyah ini relatif panjang,, penulis hanya mencatat sebagian dari matannya, sebab tentang kaifiyat gerhana dalam matan hadits tersebut, tidak akan dibahas.
Daud al-Aththar, Ilmu Al-Qur'an (Bandung. Pustaka Hidayah, 1994) , kaca 176.
Muhammad Amin Summa, Studi Ilmu-Ilmu al-Qur'an (1) ( Jakarta. Pustaka Firdaus, 2000), kaca 68.
Read more

Manusia Akan Mencari Penghasilan dari Jalan yang Diharamkan

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Abdur Rahman Al-Wasithi
Dari: 100 Hadits Tentang Nubuat Akhir Zaman
Az-Zahra Mediatama
Hal. 102-108

Dari Abu Hurairah ra dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: "Benar-benar akan datang kepada manusia suatu masa, pada saat itu orang tidak lagi mempedulikan dari mana ia mendapatkan harta kekayaan, apakah dari jalan yang halal ataukah jalan yang haram. "1)

Musibah, bencana alam, keserakahan manusia, gaya hidup hedonis yang tamak dan rakus, semuanya merupakan pemicu munculnya ketidakseimbangan, baik pada alam maupun secara sosial. Dari sudut pandang sunnatullah, semua itu merupakan bentuk ujian yang Allah berikan kepada setiap manusia. Namun, dari sudut pandang human's behaviour (perilaku manusia), maka semua musibah itu adalah akibat tingkah laku mereka.

Semua bencana itu akan berimbas pada problem kemanusiaan. Ekonomi merosot, persediaan pangan terancam, lahan pekerjaan menjadi sempit, sementara kebutuhan manusia terus berjalan dan cenderung melonjak, baik karena faktor pertambahan penduduk maupun berubah gaya hidup manusia yang cenderung materialistik.

Dalam kondisi seperti itu, sering kali manusia menjadi gelap mata manakala kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Perut yang lapar dan tuntuan hidup orang-orang yang ditanggungnya (anak dan istri), mau tidak mau akan memaksa mereka untuk menempuh jalan yang mungkin saja berujung pada sikap menghalalkan segala cara; yang terpenting perut bisa diganjal, anak dan istri tidak lagi menangis kelaparan dan kebutuhannya terpenuhi.

Inilah kondisi di mana hari ini kita hidup. Faktor kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin tidak dipungkiri menjadi pemicu lahirnya keinginan manusia untuk mencari keadilan dengan cara-cara haram.

gambar: topics.ibnlive.com

Orang-orang kaya yang hobi pamer kekayaan dan sering menjual gaya hidupnya kepada orang-orang miskin, 'telah menambah dorongan mereka untuk melakukan apapun asal mereka bisa menikmati seperti yang selama ini mereka tonton. Maka, betapa tepatnya kondisi saat ini dengan apa yang dinubuwatkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam riwayat di atas.

Rezki Allah itu sangat luas

Pameo klasik yang mengatakan bahwa 'mencari yang haram saja sulit, apalagi yang halal' jelas merupakan sebuah alasan yang klise dan absurd, meski realitanya demikian. Sesungguhnya mata pencaharian itu sangat banyak ragamnya. Selama ia merupakan sesuatu yang halal, baik, dan tidak melanggar ketentuan syariat, maka ia adalah pekerjaan yang diberkahi. Seorang muslim boleh melakukannya. Apabila pekerjaan tersebut berupa sebuah kemaksiatan, kemungkaran, kezaliman, kecurangan, penipuan, atau pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan umum syariat, maka ia adalah pekerjaan yang haram, meskipun menghasilkan harta kekayaan dalam jumlah yang banyak. Seorang muslim wajib menjauhi dan meninggalkannya.

Hindari pekerjaan-pekerjaan ini:

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah memperingatkan umatnya untuk mewaspadai pekerjaan-pekerjaan yang haram ini. Beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menyebutkan salah satu tanda rusaknya akhlak umat manusia dengan ketidakpedulian mereka terhadap cara mencari harta kekayaan. Di antara mata pencaharian yang dilarang adalah:

a. Pekerjaan yang berupa kesyirikan dan sihir, seperti perdukunan, paranormal, 'orang pintar', peramal nasib, dan hal-hal yang sejenis dan semakna dengannya.

b. Pekerjaan yang berupa sarana-sarana menuju kesyirikan, seperti menjadi juru kunci makam, membuat patung, melukis gambar makhluk yang bernyawa, dan hal-hal yang sejenis dan semakna dengannya.

c. Memperjual belikan hal-hal yang diharamkan oleh syariat, seperti bangkai, babi, darah, anjing, patung, lukisan makhluk yang bernyawa, minuman keras, narkotika, dan lain sebagainya.

Dari Abu Mas'ud al-Anshari ra bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melarang harta dari harga penjualan anjing, upah wanita pezinaan, dan upah seorang dukun. 2)

Dari Abu Juhaifah ra ia berkata: "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah melarang harta hasil penjualan darah, penjualan anjing, upah budak perempuan yang dipekerjakan untuk berzina (upah mucikari). Beliau melaknat perempuan yang membuat tato, perempuan yang meminta ditato, orang yang memakan harta riba, orang yang memberikan riba, dan orang yang membuat patung."3)

Dari Jabir bin Abdillah ra bahwasanya ia telah mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda di Mekah pada tahun penaklukkan Mekah: "Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkan penjualan khamer, bangkai, babi, dan patung." Maka ada seseorang bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda tentang menjual lemak bangkai, karena ia bisa digunakan untuk mengecat perahu, meminyaki kulit, dan orang-orang biasa mempergunakannya untuk minyak lampu penerangan?" Maka beliau menjawab: "Tidak boleh menjualnya, ia tetap haram."

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam lantas bersabda: "Semoga Allah memerangi kaum Yahudi. Ketika Allah mengharamkan atas mereka lemak bangkai, mereka mencairkannya lalu menjualnya dan memakan harganya."4)

Dari 'Aisyah radiyalaahu 'anhuma ia berkata: "Ketika diturunkan ayat-ayat di akhir-akhir surat Al-Baqarah tentang riba (ayat 275 dst) , Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam keluar ke masjid dan membacakannya kepada masyarakat. Beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kemudian mengharamkan perdagangan khamer, minuman keras.5)

d. Memakan harta riba.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan tinggalkanlah riba yang masih ada pada diri kalian, jika kalian benar-benar beriman. Jika kalian tidak mau melakukannya, maka terimalah pengumuuman perang dari Allah dan Rasul-Nya. " (QS Al-Baqarah [2] :278-279).

e. Menimbun bahan-bahan perdagangan di saat harganya murah dan dibutuhkan oleh masyarakat dengan tujuan meraih keuntungan yang berlipat ganda pada saat harganya melambung tinggi. Dari Ma' mar bin Abdullah al-Anshari ra dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau bersabda:

"Barang siapa menimbun, ia telah berbuat salah." Dalam lafal yang lain: Tidak ada orang yang melakukan penimbunan selain orang yang berbuat salah. "6)

Dari Umar bin Khathab ra , ia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"Barangsiapa menimbun bahan makanan yang dibutuhkan oleh kaum muslimin, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menimpakan penyakit lepra dan kebangkrutan kepadanya. "7)

f. Perjudian.

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamer (minuman keras), perjudian, berkurban untuk berhala-berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan, maka jauhilah oleh kalian perbuatan-perbuatan tersebut agar kalian mendapatkan keberuntungan.

Sesungguhnya setan bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian lantaran meminum khamr dan melakukan perjudian dan menghalang-halangi {melalaikan} kalian dari dzikir kepada Allah dan dari shalat. Maka mengapa kalian tidak mau berhenti? (QS Al-Maidah [5]: 90-91).

g. Memakan harta anak yatim secara dzalim.

Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara dzalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (QS An-Nisa' [4): 10).

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian. (QS An-Nisa' [4]: 29).

i. Mencuri, mencopet, menjambret, dan merampok.

Pencuri laki-laki dan pencuri perempuan, maka potonglah (pergelangan) tangan-tangan mereka sebagai hukuman dari Allah atas kejahatan mereka. (QS Al-Maidah [5]: 38).

j. Mengurangi timbangan dan takaran.

Kecelakaan bagi orang-orang yang melakukan kecurangan dalam timbangan, yaitu kalau menakar milik orang lain untuk dirinya, ia meminta disempurnakan. Namun, apabila mereka menakar barang dagangan mereka untuk orang lain, ia merugikan orang lain (dengan mengurangi takaran). (QS Al-Muthaffifin: 1-3).

k. Korupsi dan penipuan terhadap rakyat.

Dari Ma'qil bin Yasar ra ia berkata: Saya mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah bersabda: "Tidak ada seorang hamba pun yang diberi amanat oleh Allah untuk menjadi pemimpin sebuah masyarakat lalu ia tidak memimpin mereka dengan ketulusan (kejujuran), kecuali ia tidak akan mendapatkan bau surga." Dalam lafal Muslim: "... kecuali Allah mengharamkan surga atasnya. "8)

l. Menunda-nunda pembayaran gaji buruh dan karyawan atau mengurangi hak-hak mereka.

Dari Abu Hurairah ra dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: "Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman 'Ada tiga golongan yang Aku menjadi musuh mereka; orang yang memberikan sumpah setia dengan menyebut nama-Ku lalu ia mengkhianati, orang yang menjual orang merdeka lalu ia memakan hasil penjualannya, dan orang yang mempekerjakan seorang buruh lalu si buruh menuntaskan pekerjaannya sementara ia tidak mau membayarkan upahnya."9)

1. HR. Bukhari : Kitab al-buyu' bab man lam yubali min haitsu kasaba al-mal no. 2059 bab qauluhu ta'ala Ali Imran : 130 no. 2083, An-Nasa'i dan Ahmad. '
2. HR. Bukhari : Kitab al-buyu' bab tsaman al-kalb no. 2237,.
3. HR. Bukhari : Kitab al-buyu' bab mukil al-riba no. 2086, bab tsaman al-kalb no. 2238.
4. HR. Bukhari : Kitab al-buyu' bab bai'i al-maitah wa al-ashnam no. 2236" 90 HR. Bukhari : Kitab al-shalat bab tahrim tijarat al-khamr fi al-masjid no. 459.
5. HR. Muslim: Kitab al-musaqat bab tahrim alihtikar fi al-aqwat no. 1605,.
6. HR. Ibnu Majah : Kitab al-tijarah bab al-hukrah wa al-jalb no. 2155. AI-Hafizh Ibnu Hajar berkata: sanadnya hasan.
7. HR. Bukhari : Kitab al-ahkam bab man ustur'iya ra'iyah falam yanshah lahum no. 7150 Muslim: Kitab al-imarah bab fadhilat al-imam al-'adil wa 'uqubat al-jaair no. 1831. ' .
8. HR. Bukhari: Kitab al-buyu' bab itsm man ba'a hurran no. 2227,.
Read more

Hujan Asam yang Memusnahkan Tanaman

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Abdur Rahman Al-Wasithi
Dari: 100 Hadits Tentang Nubuat Akhir Zaman
Az-Zahra Mediatama
Hal. 96-101

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"Tidak akan tiba hari kiamat hingga manusia dihujani dengan hujan secara merata, tetapi bumi tidak menumbuhkan sesuatu."1)

Revolusi industri yang ditandai dengan ditemukannya mesin uap telah menjadi babak baru bagi beragam penemuan-penemuan penting lainnya. Dan abad 20 ini telah menjadi bukti betapa ramainya penemuan-penemuan teknologi susulan, dan berikutnya telah mendorong mereka untuk mengkonsumsi bahan bakar fosil lebih banyak dari sebelumnya. Sejak tahun 1950 sampai 1979, konsumsi energi fosil dunia telah meningkat empat kali lipat dan terus meningkat sekarang ini. Efek yang ditimbulkan dari pembakaran bahan-bahan ini dalam industri dan mobil bercampur dengan uap air dan oksigen di atmosfer dan membentuk asam nitrat serta asam belerang. Kalau larut dalam hujan, asam-asam ini jatuh ke tanah dengan akibat hancumya hutan, tanaman pangan, dan berbagai organisme yang hidup di air tawar.2)

Pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan peradaban umat manusia yang diiringi dengan meningkatnya konsumsi bahan bakar fosil telah memunculkan masalah krisis ekologi besar berupa pencemaran lingkungan skala dunia. Dalam batubara terdapat belerang atau sulfur (S) yang apabila dibakar berubah menjadi oksida sulfur. Masalah utama berkaitan dengan peningkatan penggunaan bahan bakar fosil adalah dilepaskannya gas-gas polutan penyebab hujan asam, seperti carbon dioksida (C02), oksida nitrogen (NOx) dan oksida sulfur (SOx).

Sebagian kota besar utama di dunia dewasa ini harus berjuang menanggulangi masalah pencemaran udara tingkat tinggi yang menjurus ke arah terjadinya hujan asam. Di samping itu, kabut asap pencemar udara dari kota-kota besar dan industri dapat terbang menuju ke tempat-tempat lainnya. Sebagai contoh adalah Los Angeles dan California yang tidak memiliki komplek industri berat dan hanya sedikit membakar batubara atau minyak bumi. Namun kedua kota tersebut merupakan kota besar yang paling dilanda asap dan kabut sejak sekitar tahun 1950an. Sejak tahun 1960-an, masalah ini telah menjadi lebih komplek.

Pada tahun 1970-an, para ilmuwan dari AS dan Kanada menemukan bahwa hujan dan salju asam jatuh di seluruh wilayah AS bagian timur, di Kanada bagian tenggara, dan di beberapa wilayah sekitar kota-kota di bagian barat. Pada tahun 1980-an, hujan asam menyebar ke wilayah bagian selatan dan barat hingga menyebrangi AS. Para ilmuwan telah berhasil mempelajari penyebab terjadinya hujan asam tersebut. Sumber S02 yang paling utama adalah di Mississipi bagian hulu dan lembah Ohio, keduanya merupakan tempat yang banyak terdapat pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batubara.

Senyawa SO2 yang dilepaskan ke udara berubah menjadi asam sulfat dalam waktu 2-3 hari, dan hujan asam yang diakibatkannya dapat Il)encapai wilayah sejauh 800-1.600 km.

Masalah hujan asam mulai terasa sejak awal tahun 1950-an. Masalahnya menjadi bertambah parah karena jumlah total SO2 yang terlepas ke udara terus meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah permintaan energi listrik. Sebagai akibatnya adalah terjadi peningkatan secara cepat derajat keasaman hujan sejak tahun 1960-an. Keadaan ini telah menimpa AS bagian timur laut serta beberapa bagian Kanada sebelah timur, Norwegia bagian selatan dan Swedia. Di daerah-daerah tersebut, sungai dan danau telah menjadi terlalu asam bagi ikan dan kehidupan lainnya. Hujan asam dapat menarik keluar logam beracun seperti merkuri dari sedimen sehingga masuk ke dalam air dan membahayakan kehidupan.

Sesungguhnya Allah telah menjadikan air sebagai sumber utama kehidupan. Kehidupan bumi sepenuhnya sangat tergantung dengan ketersediaan air bersih yang ada. Di dalam Al-Qur' an Allah menjelaskan:

"Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran". (QS Al-A'raf [7]:57)

"Dia lah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dan makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak". (QS Al-Furqan [25]:48-49)

Meski Allah Azza wa Jalla menyebutkan bahwa air hujan itu turun dari langit, namun setiap orang telah mengetahui bahwa air yang turun dari langit itu sebenarnya berasal dari bumi.3) Secara alami, hujan memunyai derajat keasaman pH sekitar 5,6. pH normal air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Apabila hujan dengan pH kurang dari 5,6, apalagi jika sampai di bawah 5,1 maka akan berdampak negatif dan menyebabkan berbagai kerusakan, di antaranya sebagai berikut.

Dapat mematikan berbagaijenis tanaman dan binatang.
Pada ibu hamil, akan menyebabkan bayi lahir prematur dan meninggal.
Memengaruhi kualitas airpermukaan
Merusak tanaman
Air hujan asam itu bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan seperti properti, monumen/patung, bahan logam seperti mobil atau komponen bangunan mobil.
Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan.

Semua efek yang ditimbulkan itu bukan hanya memunculkan efek material, namun juga akan berdampak secara sosial. Betapa miripnya kondisi itu dengan apa yang disebutkan dalam berbagai nubuwat. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"Kiamat tidak akan terjadi sehingga langit menurunkan hujan, tapi air hujan ini tidak bisa mendorong dibangunnya rumah-rumah tanah liat yang kuat dan tidak menyebabkan berhimpunnya penduduk perkampungan, namun hanya bisa mendorong dibangunnya rumah-rumah dari bulu. 4)

Dan diriwayatkan dari Anas ra, dia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"Tidak akan tiba hari kiamat hingga manusia dihujani dengan hujan secara merata, tetapi bumi tidak menumbuhkan sesuatu. "'5)

Dalam hadits dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"Paceklik bukanlah berarti kalian tidak mendapat hujan, tetapi paceklik adalah, kalian mendapat hujan, tetapi tanah tidak bisa menumbuhkan apa-apa.6)

WaIlahu a'lam bish shawab, nampaknya tidak ada penjelasan yang lebih tepat tentang hakikat hujan yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam riwayat - riwayat di atas melainkan hujan asam ini.

1. Musnad Ahmad (IIl/140, Muntakhab Kanz).
2. Jika seseorang melakukan pembakaran pada energi fosil berupa batubara dan minyak, maka akan keluar emisi SO, partikel, dan nitrogen oksida. SO2 dan NO. Jika gas-gas tersebut bereaksi di udara, maka terbentuklah polutan sekunder seperti NO2, asam nitrat, butiran asam sulfat dan garam nitrat serta garam sulfat. Polutan yang jatuh ke bumi akan menjadi hujan asam, embun asam, dan partikel asam.
3. Air yang turun dari langit, baik berupa hujan maupun salju, merupakan bagian dari suatu siklus yang terus berulang. Siklus ini mulai saat air menguap dari permukaan bumi dan menyatu dengan udara. Udara membawa uap itu naik. Makin tinggi udara, makin turun suhunya. Uap lantas berubah menjadi butir-butir air. Butir air ini begitu kecil sehingga dapat melayang di udara berbentuk awan. Jutaan butir air lalu bergabung membentuk butiran yang lebih besar. Kalau sudah terlalu berat, butir~butir air itu jatuh ke tanah sebagai hujan. Lalu siklus di atas berulang kembali. Jika udara terlalu dingin, kandungan air di awan akan membeku menjadi serpihan salju atau es.
4. HR. Ahmad. Ahmad Syakir menshahihkan isnadnya.
5. Musnad Ahmad (III/140, Muntakhab Kanz).
6. HR. Muslim (7475)
Read more

Penenggelaman Bumi, Hujan Batu, Pengubahan Rupa, dan Banyaknya Gempa.

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Dari: 100 Hadits Tentang Nubuat Akhir Zaman
Abdur Rahman Al-Wasithi
Az-Zahra Mediatama
Hal. 87-95

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Akan terjadi (di akhir zaman) penenggelaman bumi, hujan batu, dan pengubahan rupa. Ada seseorang dari umat Islam (sahabat) yang bertanya, "Kapankah hal itu akan terjadi? Maka beliau menjawab, "Apabila musik dan biduanita telah merajalela dan khamer telah dianggap halal.1)

Diriwayatkan pula oleh Ibnu Majah dari Abdullah, dengan redaksi: "Menjelang terjadinya Kiamat akan terjadi pengubahan rupa, penenggelaman bumi, dan hujan batu."2). Hadits ini dikuatkan oleh riwayat A'isyah yang dikeluarkan oleh Tirmidzi.

Dalam hadits lain disebutkan:

"Pasti akan terjadi pada umatku, orang-orang yang menganggap halal perzinaan, sutra, khamer, dan musik. Dan sungguh, akan ada orang-orang yang mendatangi para pembesar, mereka pergi kepada para pembesar itu sore hari dengan membawa binatang ternak mereka, kedatangan kepada mereka itu untuk suatu keperluan, lantas para pembesar itu berkata: 'Kembalilah kalian kepada kami besok pagi.' Lantas, Allah menimpakan adzab kepada mereka pada malam harinya, menghinakan para pembesar itu, serta mengubah sebagian lain menjadi kera dan babi hingga Hari Kiamat. 3)

Para ilmuan yang menggeluti ilmu astronomi banyak yang memprediksikan berbagai kemungkinan yang terkait dengan hujan meteor atau bintang berekor. Jauh sebelum ditemukannya teropong sederhana oleh Galeleo, para ilmuan terus mengamati akan fenomena alam yang ada di atas ketinggian langit. Konon, raja Namrudz sendiri termasuk salah satu raja yang dikenal memiliki ilmu yang tinggi tentang astronomi. Setidaknya, fakta sejarah kehancuran kaum Shodom dan Ghomorah menjadi saksi akan kebenaran fenomena hujan batu ini. Yang jelas, diskusi tentang kemungkinan terjadinya benturan keras (deep impact) yang bisa menghancurkan kehidupan di bumi memang bukan cerita isapan jempol belaka. Laporan majalah new scientist, menyebutkan bahwa mungkin pada 21 Juni 2008 mendatang bumi akan mengalami tabrakan keras dari sebuah planet minor atau asteroid yang berdiameter 800 meter. Asteroid dengan seri 2006 HZ51 ini ditemukan pada April lalu. Menurut prediksi, bahwa kemungkinan terjadinya benturan antara asteroid 2006 HZ51 ini dengan bumi adalah 1/6.000.000, tapi, seirjng dengan kalkulasi lebih lanjut angka ini kemungkinan masih perlu dikoreksi.

Hujan Meteor
gambar : www.magicbracket.com/michaeloffe/general.htm

Isu lain yang muncul berkenaan dengan kemungkinan-kemungkinan terjadinya hujan meteor adalah sebagaimana yang dimuat di Tempo interaktif, London: Sebuah asteroid raksasa sedang menuju Bumi dan dapat menabrak Bumi tahun 2014. Para astronom Amerika Serikat telah memperingatkan hal tersebut pada monitor ruang angkasa Inggris. Asteroid itu, yang dikenal sebagai 2003-QQ47, pertama kali diketahui lokasinya pada 24 Agustus lalu.

Isyarat Qur'aniah dan Nubuwat Rasulullah tentang hujan meteor, penenggelaman dan perubahan bentuk (mutasi genetika)

Dalam Al-Qur' an, ternyata kita menemukan beberapa ayat yang mengisyaratkan adanya hujan meteor/hujan batu atau hal yang semakna, Di dalam surat Ath-Thuur misalnya, Allah berfirman:

"Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan: "itu adalah awan yang bertindih-tindih". (QS Ath-Thuur [52]:44)

Juga di dalam surat Ad-Dukhan Allah berfirman:

"(ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan." (QS Ad-Dukhan [44]:16)

Pada ayat pertama (surat Ath-Thuur) Al-Qur' an mengisyaratkan adanya sebuah kejadian berupa jatuhnya benda-benda langit dalam bentuk potongan-potongan. Jatuhnya potongan-potongan benda langit ke bumi itulah yang akhirnya menimbulkan awan yang bertumpuk-tumpuk. Dalam hal ini, orang-orang kafir tidak mampu membedakan antara awan yang bertumpuk-tumpuk (sahabum markum) dengan asap (dukhan). Apa yang dilihat oleh orang kafir itu sendiri boleh jadi merupakan kepulan asap yang terbentuk akibat jatuhnya potongan benda-benda langit (batu meteor) setelah membentur bumi. Boleh jadi karena benturan keras (Al-Batsyah Al-Kubra) yang menghantam bumi itulah maka akan terjadi efek domino di permukaan bumi.

Di dalam surat Al-Mulk juga disebutkan adanya isyarat hujan meteor dan penenggelaman bumi, Allah berfirman:

"Apakah kamu merasa aman terhadapAllah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir-balikkan bumi bersama kamu sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?, atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka, kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku? dan sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka, alangkah hebatnya kemurkaan-Ku". (QS Al-Mulk [67]:16-18)

Secara tegas pula Allah menjelaskan bahwa Dia akan menimpakan kepingan-kepingan material dari langit kepada manusia, atau membenamkan mereka di perut bumi. Allah berfirman:

"Maka, apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Rabb) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya)". (QS Saba' [34]:9)

Adapun dalam sunnah nabi, riwayat-riwayat di muka yang telah kita sebutkan' menjadi hujjah akan kemungkinan terjadi hujan meteor.

Riwayat tentang adanya batu meteor / bintang berekor ini juga diperkuat oleh hadits Ibnu Abbas yang mengaitkan peristiwa itu dengan munculnya asap dukhan yang menyelimuti seluruh permukaan bumi. Asap inilah yang akan membawa efek kehancuran seluruh dunia karena terhalangnya sinar matahari untuk menembus bumi.

Hal itu sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Abdullah bin Abu Malikah, ia berkata: "Pada suatu pagi saya pergi kepada Ibnu Abbas." Maka ia berkata: "Malam tadi aku tidak dapat tidur sampai pagi." Aku bertanya: 'Apa sebabnya." Beliau menjawab: "Karena orang-orang berkata bahwa bintang berekor sudah terbit, maka saya cemas akan kedatangan asap (dukhan) yang sudah mengetuk pintu, sehingga saya tidak dapat tidur sampai pagi. "4)

Pada riwayat di atas Ibnu Abbas secara meyakinkan telah menjelaskan hubungan yang erat antara peristiwa hujan meteor yang akan disusul dengan terjadinya asap dukhan. Bila seluruh isyarat qur'aniyah dan nabawiyah di atas kita kombinasikan, maka akan kita temukan hubungan yang erat sebuah fenomena akhir zaman berupa kegoncangan bumi (gempa dahsyat), hujan meteor (badai batu/kepingankepingan material yang jatuh dari langit), asap dukhan yang menyelimuti bumi, dan perubahan wajah (mutasi genetika), dengan beragam kemaksiatan dan kekufuran yang diperbuat oleh manusia (perzinaan, musik dan minuman keras).

Hipotesa sementara dari skenario yang mungkin akan terjadi di akhir zaman tentang hujan meteor yang akan mengimbas pada terjadinya pemanasan global secara ekstrim adalah sebagai berikut:

1. Ketika manusia berada pada puncak kekufuran mereka kepada Allah, maka Allah akan menghukum manusia dengan hujan-hujan batu sebagai yang pemah Allah turunkan kepada kaum nabi Luth. Sebagaimana yang telah masyhur dalam sejarah bahwa kaum nabi Luth terkenal dengan dosa besar mereka berupa kejahatan seksual (gay/lesbi), musik, minuman keras, juga dosa-dosa lainnya, disamping kekufuran mereka kepada risalah yang dibawa oleh nabi Luth as. Kekufuran dan kemaksiatan inilah yang akhirnya diganjar oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan lemparan hujan batu yang menghancurkan seluruh penduduk Shodom tanpa ada yang tersisa.

2. Hal yang serupa akan terjadi di akhir zaman nanti adalah pengulangan sejarah nabi Luth as. Di saat zina, musik dan minuman keras telah menjadi lambang perabadan manusia modern, para biduwanita (artis) telah menjadi nabi baru yang lebih ditaati manusia daripada para ulamanya, maka Allah akan menghukum manusia dengan apa yang pernah Allah timpakan kepada kaum terdahulu.

3. Jika yang Allah timpakan kepada kaum Luth as adalah hujan batu dengan ukuran yang sekedar membinasakan satu-persatu dari mereka yang ingkar, maka tidak demikian halnya yang akan terjadi di akhir zaman. Mungkin saja batu-batu meteor (kepingan-kepingan material dari langit) yang akan dijatuhkan Allah kepada manusia adalah seukuran yang bisa menghancurkan penduduk sebuah negeri. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sendiri menggambarkan hal itu dengan ungkapan 'riddatun syadidah', hantaman/benturan (meteor) yang sangat keras.5)

4. Hantaman keras berupa jatuhnya batu-batu meteor itu yang akan menimbulkan ledakan yang hebat di bumi, sehingga menimbulkan kebakaran ekstrim pada lokasi yang berdekatan dengan jatuhnya meteor tersebut.

5. Hantaman meteor itu akan menimbulkan gempa bumi yang dahsyat, yang karenanya terjadilah kehancuran massal. Gambaran yang segera kita tangkap adalah kerusakan pada gedung-gedung, jembatan, jalan layang, tower, pabrik dan industri yang ambruk seketika. Akibatnya teknologi transportasi dan komunikasi macet. Peristiwa itu tentu saja akan menimbulkan kekacauan baru; terjadinya migrasi secara massal orang-orang di wilayah industri menuju wilayah-wilayah perkampungan/pegunungan akan mengakibatkan penyakit sosial baru dan krisis pangan yang hebat.

6. Hantaman keras itujuga akan menimbulkan cekungan yang dalam dan lebar di permukaan bumi, sehingga tanah bekas cekungan tersebut menjadi debu-debu yang berterbangan, (dukhan). Hal itu sebagaimana yang pernah terjadi ribuan tahun yang silam, saat batu-batu meteor itu menghantam wilayah Arizona hingga menimbulkan cekungan sedalam 174 meter dengan lebar kawah 1.250 meter dan panjang 3.200 meter.

7. Karena batu-batu meteor itu memunyai massa yang sangat berat juga kecepatan hantaman yang sangat tinggi (hingga 30 KM/detik), maka efek hantaman itu (setelah menimbulkan cekungan yang berefek pada munculnya debu-debu yang berterbangan), maka efek selanjutnya adalah munculnya gelombang panas bumi (suhu udara naik) setinggi ratusan kaki dan mengelilingi bola bumi dengan kecepatan 800 km 1 jam. Hallni terjadi bila asteroid itu jatuh di darat.

8. Selanjutnya efek berupa gelombang panas ini menimbulkan angin yang kencang. Efek angin kencang dan mengandung panas ini akan membuat kulit manusia melepuh seperti terbakar, tanaman dan tumbuhan termasuk binatang ternak akan mati. Saat itu akan mengalami kelaparan hebat akibat hancurnya seluruh kebutuhan pangan manusia. Masa-masa itu memiliki hubungan erat dengan fase keluamya Dajjal yang akan didahului dengan 3 tahun kekeringan ekstrim.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal adalah tempo waktu tiga tahun yang sangat sulit, dimana pada waktu itu manusia akan ditimpa oleh kelaparan yang sangat. Allah memerintahkan kepada langit pada tahun pertama darinya untuk menahan 1/3 dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan 1/3 dari tanamannya. Kemudian Allah memerintahkan kepada langit pada tahun kedua darinya agar menahan 2/3 dari hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan 2/3 dari tanam tanamannya. Kemudian pada tahun ketiga darinya Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, lalu ia tidak meneteskan setitik airpun dan memerintahkan bumi agar menahan seluruh tanamannya, maka setelah itu tidak tumbuh satu tanaman hijaupun dan semua binatang berkuku akan mati kecuali yang tidak dikehendaki Allah. Para sahabat bertanya, "Dengan apa manusia akan hidup pada sa at itu ?" Beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjawab, ''Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan. 6)

9. Akibat ledakan yang ditimbulkan oleh hantaman keras itu, muncullah debu atau asap/kabut panas (dukhan) yang menutupi seluruh bumi. Akibatnya sinar matahari tertutup asap sehingga bumi menjadi gelap gulita selama beberapa waktu. Udara menjadi panas, bakteri dan virus berkembang pesat. Manusia mengalami perubahan bentuk akibat efek-efek tadi, terjadilah mutasi genetika. Inilah barangkali isyarat dari nubuwat beliau tentang adanya perubahan bentuk manusia di akhir zaman. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Pasti akan terjadi pada umatku, orang-orang yang menganggap halal perzinaan, sutra, khamr, dan musik. Dan sungguh, akan ada orang-orang yang mendatangi para pembesar, mereka pergi kepada para pembesar itu sore hari dengan membawa binatang ternak mereka, kedatangan kepada mereka itu untuk suatu keperluan, lantas para pembesar itu berkata: 'Kembalilah kalian kepada kami besok pagi.' Lantas, Allah menimpakan adzab kepada mereka pada malam harinya, menghinakan para pembesar itu, serta mengubah sebagian lain menjadi kera dan babi hingga hari kiamat.7).

Hujan meteor, sebuah kepastian yang tinggal menunggu waktu!

Berdasar pada ayat-ayat Al-Qur'an dan nubuwat-nubuwat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tentang adanya hujan meteor, maka kontroversial seputar kemungkinan-kemungkinan terjadinya hantaman batu meteor yang didasarkan pada penelitan para ilmuan dan pakar astronomi menjadi tidak terlalu urgen. Diterima atau ditolaknya hasil riset dan penelitan mereka tidak akan mengubah kesimpulan bahwa kelak peristiwa hantaman asteroid itu akan terjadi. Entah kapan waktunya, boleh jadi lebih cepat dari apa yang dibayangkan oleh manusia. Dengan demikian, hujan meteor dan turunnya kepingan-kepingan material dari langit dengan efek asap global merupakan sebuah kepastian yang tinggal menunggu waktu.


1. HR. Tirmidzi (2212) Al-Fitan dari hadits 'Imran bin Hushain, Ibnu Majah (4060) Al-Fitan dari Sahl bin Sa'd, dan Thabrani dalam Mu'jamul-Ausath. Hadits ini shahih.
2. HR. Ibnu Majah (4059) dalam AI-Fitan.
3. HR. Bukhari secara mu'allaq
4. Ibn Katsir berkata: "Sanad perkataan ini adalah shahih kepada Ibn 'Abbas, lihat Tafsir Ibn Katsir.
5. Ungkapan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam di atas adalah saat beliau menggambarkan kedahsyatan perang Al-Malhamah Al-Kubra. Kalimat riddatun syadidah diterjemahkan dalam banyak versi dengan arti yang berbeda-beda. Ada yang menerjemahkan dengan 'perasaan yang kuat: Sebagian mengartikan sebagai 'kemurtadan yang banyak: Dalam terjemahan kitab at-Tadzkirah al-Qurthubi diartikan sebagai 'Benturan yang Keras: Semuanya benar; bahwa dalam perang tersebut akan banyak orang-orang yang lemah iman menjadi murtad, bahwa dalam perang tersebut akan terjadi benturan keras berupa hantaman meteor. Wallahu a'lam bish shawab.
6. Lihat pembahasan paragrap nomor 38 dari potongan hadits Abu Umamah Al-Bahili dalam buku beliau yang berjudul: Qishshah Al-Masih Ad-Dajjal.
7. HR. Bukhari secara mu'allaq
Read more

Munculnya Berbagai Fitnah

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Dari: 100 Hadits Tentang Nubuat Akhir Zaman
Abdur Rahman Al-Wasithi
Az-Zahra Mediatama
Hal. 15-17

"Sesungguhnya, menjelang terjadinya Kiamat ada fitnah-fitnah seperti sepotong malam yang gelap gulita, pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, tetapi pada sore hari ia menjadi kafir, sebaliknya pada sore hari seseorang dalam keadaan beriman, namun di pagi hari ia dalam keadaan kafir. Orang yang duduk pada masa itu lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berjalan cepat. Maka, patahkan busur kalian, putus-putuslah tali kalian, dan pukullah pedang kalian dengan batu, jika salah seorang dari kalian kedatangan fitnah-fitnah ini, hendaklah ia bersikap seperti anak terbaik di antara dua anak Adam" (yakni bersikap seperti Habil, jangan seperti Qabil-pent).1)

Dalam sebuah hadits disebutkan: "Ketahuilah, sesungguhnya fitnah itu dari sini, fitnah itu dari sini, dari arah terbitnya tanduk setan.2)

Fitnah secara bahasa bisa bermakna ujian, cobaan, bala', bencana dan siksaan. Pada riwayat di atas Rasulullah ~ memberikan peringatan kepada umatnya agar mewaspadai adanya satu fitnah yang bisa menggoncang keimanan mereka.

Penggambaran fitnah laksana potongan malam yang amat pekat itu menunjukkan betapa berat dan berbahayanya fitnah itu. Ini merupakan peringatan penting bagi setiap muslim, bahwa banyaknya fitnah yang menyebabkan seseorang murtad merupakan tanda dekatnya akhir zaman. Untuk skala lokal, barangkali yang paling nyata adalah fenomena kesulitan hidup, problem ekonomi, kemiskinan dan kesengsaraan yang menyebabkan seseorang dengan mudah menukar agamanya. Kesulitan hidup karena faktor alam dan politik kotor manusia, seringkali menjerumuskan banyak orang dalam kekufuran. Godaan dunia bisa terjadi dalam bentuk harta, wanita dan kedudukan yang dikemas sedemikian menggiurkan bagi siapapun untuk mencicipinya. Sehingga siapapun yang tidak memiliki ketahanan iman, sangat mungkin merubah imannya dalam bilangan hari.

Adapun dalam skala luas - sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat di atas (tentang munculnya fitnah dari timur), maka hal itu telah terbukti dengan realita yang ada. Kawasan timur yang meliputi Khurasan (terkhusus Iraq) merupakan pusat Fitnah. Dari Irak dan kawasan sekitarnya muncul berbagai sekte dan ideologi sesat. Kelompok Mu'tazilah, Khawarij, Syi'ah, Bathiniyyah, Qadariyyah, Jahmiyyah, Mazdakiyyah, Hindu, Budha, Qadiyaniyyah, Baha'iyyah, Ateisme, banyak muncul dari wilayah tersebut. Dan dari sekitar kawasan Timur itu pula kelak akan m uncul Dajjal serta Ya' juj dan Ma' juj.

Dalam sejarah para salaf juga membuktikan bahwa negeri kawasan timur (Iraq dan sekitarnya) merupakan ajang bermunculannya fitnah. Salah satu fitnah yang pemah diberitakan oleh Nabi adalah kemunculan Khawarij. Rasulullah ~ bersabda:

"Akan muncul suatu kaum di akhir zaman, usia mereka muda-muda, pikiran mereka bodoh-bodoh, mereka mengucapkan sebaik-baik ucapan makhluk, tetapi keimanan mereka tidak melampaui tenggorokan, mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah yang keluar dari busur. Di mana pun kalian menjumpai mereka, bunuhlah mereka, karena pembunuhan mereka itu berpahala pada hari Kiamat bagi yang membunuh mereka.3)

Mereka ini telah muncul sebagaimana yang dilukiskan dalam riwayat -riwayat tersebut dan diperangi oleh Ali ~ Demikian pula fitnah dalam bentuk peperangan antara kaum muslimin, sebagaimana yang terjadi antara sahabat Ali ~ dan Mu' awiyah juga antara sahabat Ali dan lbunda A'isyah.


1. HR. Abu Dawud (4259), Ibnu Majah (3961) AI-Fitan, Ahmad (19231), dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani.
2. HR, Bukhari (3279) Bad'ul-Khalqi, Muslim Al-Fitan wa Asyrathu's-Sa'ah.
3. HR. Bukhari (6930) Istabatul-Murtaddin dan Muslim (1066) Az-Zakat
Read more

Umat Ini Akan Mengikuti Kaum Sebelumnya

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, November 09, 2010 |

Dari: 100 Hadits Tentang Nubuat Akhir Zaman
Abdur Rahman Al-Wasithi
Az-Zahra Mediatama
Hal. 18-26

"Kiamat ini tidak akan terjadi sampai umatku kelak meniru bangsa¬bangsa sebelumnya seperti sama persisnya jengkal dengan jengkal dan hasta dengan hasta." Maka, ada yang bertanya: "Wahai Rasulullah, seperti bangsa Persia dan Romawi?" Beliau bersabda: "Siapakah manusia itu selain mereka?1)

Dalam riwayat lain dari Abu Sa'id: "Kami bertanya kepada Rasulullah: "Yahudi dan Nasrani?" Beliau menjawab: "Siapa (jika bukan mereka) ?2)

Persia dan Romawi merupakan dua negara adikuasa di masa lalu. Sebelum datangnya Islam, peradaban dan kebudayaan dua imperium itu menjadi simbol bagi sebuah kemajuan dan kemapanan gaya hidup. Dan kelak di akhir zaman, peradaban keduanya akan kembali memegang kendali dunia, bahkan - sebagaimana nubuwat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di atas¬ dunia Islam pun akan hanyut dalam peradaban yang diusung oleh keduanya.

lnilah realita kehidupan yang membenarkan sabda beliau. Sebagian besar kaum muslimin telah tertimpa fitnah tasyabbuh bil kuffar (meniru gaya dan tradisi orang kafir), dari cara bergaul, berpakaian, tradisi hari raya, bahkan tata cara ibadah mereka banyak ditiru oleh kaum muslimin.

Lima Karakter Peradaban Barat dan Implikasinya terhadap Umat Islam

Yusuf Al-Qardhawi memaparkan beberapa point penting tentang karakter peradaban barat ini yang menurut hemat penulis memiliki implikasi yang sangat luas terhadap umat Islam. Dalam bukunya 'Al¬Islam Hadharatul Ghadd', beliau memaparkan 5 karakter dasar utama tentang pilar peradaban ini. Berikut kami paparkan secara singkat:

1. Mereka Tidak Mengenai Allah

Peradaban ini tidak mengenai Allah dengan pemahaman yang benar, yang dapat mengantar pada keyakinan yang benar tentang Yang Maha pencipta alam dan Yang Maha Pengatur; Tidak pula Barat mengenal hakekat ketuhanan yang Maha sempuma, Maha Mengetahui, Maha Kuasa, Maha Berkehendak, Maha Baik lagi Maha Penyayang. Yang demikian disebabkan karena mereka tidak mengenal kenabian yang membukakan pintu ke sana, dan kewahyuan yang ma'shum, sebagai epistimologi metafisika.

Dari sana pemikiran Barat berjalan sendiri mencari dan menyelidiki "sebab pertama" atau "Penggerak Pertama" atau "Yang wajib adanya", lalu tersandung dan berhenti pada titik kebingungan. Bahkan, para filosuf yang disebut dalam sejarah filsafat sebagai para filosuf teolog pun yaitu mereka yang mengakui Tuhan secara umum seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles yang menolak atheisme, tidak memunyai konsep tentang Tuhan secara jelas, melainkan satu konsep yang tidak utuh yang banyak bercampur dengan imajinasi skeptikal.

Sebagai contoh Tuhan menurut Aristoteles, seorang yang dipandang filosuf kelas wahid oleh bangsa Yunani kuno, tidak jelas apakah Tuhan seperti yang dikenal oleh kita; Yang Maha Pencipta segala sesuatu, pemberi hidup kepada segala yang hidup, Pengatur segala urusan, Yang Mengetahui segala yang telah lalu dan yang akan datang dan yang sekarang, Yang Maha berbuat menurut kehendak-Nya, Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu? Ataukah Tuhan lain selain Tuhan yang kita kenal? Jawaban pertanyaan ini dapat dipahami dari salah seorang sejarawan tentang filsafat modern, Wil Durant dalam tulisannya berjudul "Gerlap¬gerlap Filsafat", mengatakan: ''Aristoteles menggambarkan Tuhan dengan satu jiwa yang mengisi Zat diri-Nya dan diri-Nya juga jiwa lain, yang tidak dapat diindra dan sangat rahasia. Sebab Tuhan Aristoteles tidak melakukan pekerjaan apa pun, tidak memunyai keinginan dan kehendak serta maksud efektifitasnya suci murni sampai tarap yang membuat-Nya tidak berbuat apa pun. Dia sempurna dengan kesempurnaan mutlak, oleh karenanya Dia tidak perlu menginginkan sesuatu apa pun dan karenanya pula tidak berbuat apa pun! Tugas satu-satunya adalah merenungkan inti segala sesuatu dan bentuk segala sesuatu. Oleh karenanya pekerjaan satu-satunya adalah merenungkan Dzat diri-Nya sendiri.

Alangkah menyedihkan Tuhannya Aristoteles! Tuhannya Aristoteles tidak ubahnya seorang raja yang tidak mengatur dan tidak mengikat. Raja bersinggasana tetapi tidak memerintah!"

Tidak mengherankan bilaAristoteles disukai oleh orang-orang Inggris. Sebab, Tuhan Aristoteles dengan jelas menggambarkan raja mereka dengan tepat, atau raja mereka adalah duplikat Tuhannya Aristoteles sendiri." Jika Tuhannya Aristoteles dikatakan menyedihkan, karena tidak dapat mengatur dan tidak mengikat di alam ini, lebih menyedihkan lagi Tuhannya Plato, yang dinisbahkan kepadanya aliran Neo-Platonisme. Sebab Tuhannya tidak merenung sama sekali sampai pada dirinya sendiri pun tidak.

Karakter peradaban ini dapat kita lihat pada kehidupan kaum muslimin dalam bentuk paham-paham sesat dalam persoalan akidah.

Munculnya aliran sesat, ajaran Sai Baba yang menyamaratakan semua agama dan klaim bahwa setiap manusia memiliki sifat-sifat ketuhanan, paham wihdatul wujud (manunggaling kawula lan gusti), ajaran Trinitas yang dianggap memiliki kesamaan dengan akidah Islam, semua itu adalah bagian kecil dari fenomena tasyabbuh kaum muslimin terhadap cara berfikir bangsa barat tentang konsep ketuhanan.

Cara berfikir komunitas Islam Liberal yang menganggap adanya wilayah tertentu yang bebas dari Tuhan (sebagaimana yang pernah terjadi di Bandung), atau keyakinan mereka bahwa Tuhan tidak boleh campur tangan dalam urusan-urusan manusia, adalah sebuah contoh kecil bagaimana paham sesat itu telah banyak diadopsi oleh kaum muslimin.

2. Paham Materialisme.

Implikasi paham ini adalah timbulnya sikap memercayai sesuatu hanya pada hal yang memiliki kaitan dengan materi kebendaan, yang akhirnya melebar dalam memberi interpretasi alam, ilmu pengetahuan, dan moral. Paham ini juga mengingkari hal-hal yang bersifat metafisis, hal-hal yang gaib seperti adanya Tuhan Pencipta alam ini, tidak meyakini adanya Rasul yang mendapatkan wahyu; tidak meyakini adanya ruh abadi bagi manusia dan tidak pula adanya kehidupan lain setelah kehidupan dunia; tidak meyakini adanya alam lain yang bersifat gaib selain dunia indrawi sekarang ini; tidak meyakini adanya niai-nilai ideal yang berada di atas manfaat dan kenikmatan kekinian. Sebab semua ini tidak dapat dilihat oleh indra dan berada di luar jangkauan pengamatan dan eksperimen ilmiah rasional. Jadi, pemikiran Barat adalah pemikiran materialisme yang mencemooh spiritualitas; indrawi yang tidak menyertakan hal-hal metafisis; realistis yang tidak memercayai idealisme.

Aliran materialisme ini telah mendominasi kehidupan Barat modern, baik dari sisi teoritis maupun dari sisi praktis, hingga dikenal oleh kalangan terpelajar yang mendalami oksidentalisme modern bahwa agama yang sebenarnya di Barat sekarang adalah materialisme. Agama bukanlah sistem nilai bagi mereka untuk diterjemahkan dalam sikap dan perilaku, dan bukan sistem keyakinan yang harus dipatuhi dan dijadikan acuan bagi model hidup. Orang Barat modern jika diamati hakekatnya, akan ditemukan bahwa dia adalah seorang penganut materialisme sebagai agama dan pragmatisme sebagai jalan hidupnya. Mereka tidak mempunyai komitmen untuk tunduk pada apa pun, selain kepentingan ekonomi, sosial dan kebangsaan. Yang menjadi sesembahan mereka adalah bukan dari jenis spiritual, melainkan kemakmuran.

"Peradaban Barat tidak menafikan Tuhan secara mentah-mentah, artinya menolak secara mutlak dan terang-terangan, melainkan peradaban ini tidak melihat satu bidang dan satu manfaat pun bagi Tuhan dalam sistem pemikirannya yang sekarang. Demikian orang-orang Eropa modern memunyai kecenderungan untuk menisbahkan kepentingan praktis itu hanya kepada pemikiran-pemikiran yang berada dalam domain ilmu-ilmu yang bersifat emperis, atau ilmu-ilmu yang diharapkan setidaknya dapat memberi pengaruh pada hubungan sosial dalam kehidupan manusia dengan cara yang dapat dipahami. Oleh karena Tuhan tidak berada pada wilayah ini dan itu, maka intelektualitas Barat cenderung untuk menjatuhkan Tuhan dari wilayah konsep-konsep praktis."

Bangsa modem - baik yang menganut demokrasi maupun fasisme, kapitalisme maupun borjuisme, industriawan maupun pemikir - mengenal satu agama positif yaitu menyembah pada kemajuan materiil, suatu keyakinan bahwa dalam hidup ini tidak terdapat tujuan lain selain menjadikan hidup itu sendiri lebih mudah dan terus bertambah mudah.

Bentuk kerangka agama ini - yaitu gereja dan tempat peribadatannya - ialah pabrik-pabrik raksasa, gedung bioskop, laboratorium kimia, tempat¬tempat dansa, dan pusat -pusat tenaga listrik. Sedangkan para pendeta agama ini adalah para bankir, arsitek, bintang film, tokoh industri, dan pilot angkutan udara! Akibat yang tidak dapat dihindarkan dalam keadaan ini adalah; upaya keras untuk mencapai kekuatan dan kenikmatan yang dengan demikian menciptakan kelompok-kelompok yang saling bertikai dengan kekuatan senjata disertai tekad untuk memusnahkan satu sama lainnya bila teIjadi benturan kepentingan masing-masing.

Adapun pada aspek kebudayaan, peradaban Barat telah melahirkan satu jenis manusia yang filsafat moralnya berkisar hanya mengenai masalah-masalah pragmatisme dan yang menjadi pembeda tertinggi antara kebaikan dan keburukan adalah kemajuan materiil, bukan lainnya.

lnilah yang juga tengah melanda sebagian besar kaum muslimin. Paham materialisme telah meresap dalam setiap pola berfikir dan bertindak. Satu contoh adalah sikap sebagian mereka dalam memandang pernikahan. Hal yang pertama kali terpikir oleh seorang bapak yang anaknya akan dilamar adalah; berapa modal yang sudah disiapkan oleh calon menantunya, lengkap dengan semua perangkat yang bersifat materi. Jarang sekali dari mereka yang lebih mempertimbangkan faktor akhlak dan agama.

Dalam ranah sosial juga demikian. Segala hubungan yang tidak mendatangkan keuntungan materi akan dinomorduakan. Apapun pilihan amal yang dikerjakan harus menghasilkan materi. Dampak paham ini tentu saja meluas hingga akhimya merusak nilai-nilai persaudaraan Islam. Tidak ada lagi keikhlasan dan pengorbanan. Semuanya telah diukur dengan paramater materi.

Dalam ranah dakwah juga kita dapati paham ini telah merasuk sedemikian dalam. Fenomena dakwah intertainment dengan da'i-da'i artis yang ada di dalamnya semakin menguatkan dugaan ini. Untuk sekali tampil di panggung, tidak jarang dari mereka yang berani menentukan tarif minimal kepada objek dakwahnya. Para juru dakwah yang paling diminati oleh masyarakat juga telah rusak parameternya. Kualitas dan isi materi dakwah yang seharusnya sarat dengan penyampaian kebenaran tidak terlalu penting. Faktor ketampanan juru dakwah, kelihaian membuat orang terbahak-bahak, dan kemeriahan acara yang digelar telah menjadi tolok ukur bagi sukses dan tidak suksesnya seorang jur'u dakwah.

3. Paham Sekularisme

Agama menurutpandangan Barat adalah hubungan antara manusia dan Tuhannya yang tempatnya ada dalam hati sanubarinya. Jika hati sanubari keluar dari dalam dadanya, maka tidak diperbolehkan melewati pagar-pagar gereja atau tempat peribadatan. Bukan urusan agama untuk memasuki wilayah undang-undang dan aturan negara dan menerapkan ajaran-ajarannya dan hukum-hukumnya pada institusi yang mengatur masyarakat; pendidikan, sosial, ekonomi, kebudayaan, publisistik, managemen, politik, dan hukum.

Inilah cara berfikir sebagian kaum muslimin dalam menyikapi tugas dan kewajiban beragama; hanya dipahami sebatas amalan hati yang tidak ada sangkut pautnya dengan amalan lahir. Jilbab, amar makruf nahi mungkar, jihad fi sabilillah, penegakkan syari'at Islam, pelaksanaan hukum-hukum hudud; semua itu tidak boleh diberlakukan dengan alasan bahwa itu bagian dari politik yang tidak berhubungan sama sekali dengan urusan agama.

Urusan pemerintahan, urusan makan dan minum, urusan nikah dan berumah tangga, urusan pekerjaan di kantor, eksploitasi alam semesta dan beragam muamalah lainnya dianggap tidak memiliki korelasi dengan hukum Islam.

Paham sekulerisme ini terus dikampanyekan melalui berbagai media. Asia Foundation telah memberikan dana yang tidak sedikit kepada komunitas Jaringan Islam liberal untuk menyebarkan paham dan wacana sekulerisme ini.

4. Konflik

Di antara sifat peradaban Barat adalah bahwa ia merupakan satu peradaban yang memunyai sifat konflik, tidak mengenal perdamaian dan ketentraman serta cinta kasih. Yaitu suatu konflik yang meresap ke dalam seluruh aspek, beragam bentuknya, bermacam-macam bidangnya, dan berbeda senjata dan gayanya; konflik antara manusia dengan dirinya; konflik antara manusia dengan alam; konflik antara manusia dengan sesama manusia; dan konflik antara manusia dengan Tuhan.

Manusia di Barat memunyai konflik melawan fitrahnya sendiri. Jika ia menginginkan hidup secara ideal seperti yang diajarkan oleh agamanya, yaitu Kristen, idealisme dalam ajarannya mengharuskan ia menghindari kebebasan perilaku seksual; menolak kekayaan, sebab orang kaya tidak dapat memasuki kerajaan Tuhan; menghindarkan diri dari kemewahan, perhiasan duniawi, menerima tanpa membalas kejahatan dengan kejahatan, dan memberikan pipi kiri bila yang kanan dipukul. Jika tidak dapat melakukan demikian - sebagaimana yang dialami oleh kebanyakan orang- maka konflik antara idealisme ajaran agama yang dianut dan realitas yang dihadapi dalam hidupnya tetap berlangsung dalam dirinya.

Manusia peradaban Barat juga berada dalam konflik dengan alam. Sebab ia bertolak dari pijakan bahwa alam adalah musuhnya yang harus dihadapi dan dikuasai. Oleh karenanya di Barat ada istilah "menaklukkan alam", yaitu suatu ungkapan yang jelas arah dan artinya. Sementara Islam memandang alam dengan segala isinya diciptakan oleh Allah untuk keperluan hidup manusia, sebagaimana disebutkan oleh Al-Qur' an:

"Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk kepentinganmu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin." (QS Luqman [31]:20).

Rasululah juga mengungkapkan dalam hal ini, tentang gunung Uhud, dengan sabdanya: "Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kamipun mencintainya. "3)

Manusia dalam peradaban Barat mengalami konflik dengan sesama manusia, yaitu konflik yang memunyai bentuk yang berbeda-beda. Suatu saat konflik itu terjadi antar individu untuk memperebutkan kepentingan individu masing-masing. Apalagi peradaban ini membuka peluang bagi dominasi karakter individualisme dan filsafat pragmatisme, sehingga muncul pameo bahwa manusia adalah serigala bagi manusia lainnya. Pada saat lain, konflik ini terjadi antar kelas dan kelompok sosial khususnya yang diakibatkan oleh agitasi masing-masing kelompok demi kepentingan dirinya. Sedangkan keburukan dan kehinaan milik kelompok lain.

Implikasi dari paham ini adalah sikap rakus, tamak dan serakah manusia dalam memenuhi tuntutan dan keinginannya. Paham bahwa alam harus 'ditaklukkan' juga telah merasuk pada komunitas akademisi dan mereka yang aktif dalam dunia sains. Dengan berbekal logika dan akal yang dangkal, mereka sulit menerima bila setiap ada bencana alam dan musibah yang menimpa manusia selalu dikaitkan dengan campur tangan Allah. Yang mereka tempuh justru berfikir dan berfikir untuk menciptakan teknologi terbaru agar semua musibah dan bencana itu bisa ditaklukkan dan ditundukkan. Tidak pernah sedikitpun merenung dan memohon kepada Allah - sebagai pemilik dan penguasa mutlak atas alam semesta ini - agar musibah itu dihilangkan dan ditukar dengan nikmat. Barangkali tabi'at konflik yang merupakan pilar dari peradaban barat ini telah masuk ke dalam otak sebagian mereka

5. Sikap Superioritas Atas Bangsa Lain.

Rasa lebih tinggi atau superioritas Barat atas bangsa yang lainnya adalah satu sifat lain bagi peradaban Barat. Sikap superioritas ini begitu mendalam merasuk dalam mentalitas Barat. Mereka berkeyakinan memunyai ras yang lebih unggul daripada bangsa lain dan lebih biru darahnya. Mereka diciptakan - menurut anggapan mereka sendiri - untuk memimpin dan menguasai bangsa lain. Sedangkan bangsa lain dicipta untuk mengabdi kepada kepada mereka. Inilah watak dasar yang ikut mewarnai peradaban Barat. Oleh karenanya muncul teori di kalangan mereka yang disebut Racial superiority, yaitu bahwa manusia tidak sama.

lmplikasi paham ini dapat kita lihat bagaimana status sosial dan kehormatan seseorang tidak lagi berdasarkan akhlak dan kemuliaan, melainkan pada kedudukan dan materi yang disandang. Seseorang memuliakan orang lain tidak lagi karena keluhuran budi pekerti dan keagungan akhlaknya, melainkan karena tingginya kedudukan seseorang dan kecukupan materi yang bersamanya.

Inilah barangkali beragam fenomena akhir zaman yang hari ini sedemikian nyata terlihat dan menjelma pada banyak komunitas umat Islam. Wallahu a'lam bish shawab.

1. HR. Bukhari (7319) Al-I'tisham bil-Kitab was-Sunnah.
2. HR. Bukhari (3456) Muslim (2669)
3. HR. Bukhari, Tirmidzi, Ahmad, dan Thabrani
Read more

Peluang Usaha di Bulan Puasa (Bulan Ramadhan)

Posted by Ding Muhammad | Thursday, August 12, 2010 |

Bila kita cermati,banyak peluang usaha yang bisa diambil pada bulan Ramadhan.Bisa dijadikan bisnis musiman atau malah diteruskan setelah bulan puasa usai atau mengembangkan usaha yang sudah ditekuni dengan membidik lebih serius pada kebutuhan konsumen di bulan ini.Bila Anda belum pernah membuka usaha,bisa menjadikan bulan ini sebagai ajang latihan untuk memulai membuka bisnis.Bagaimana..?

Diantara beberapa usaha yang bisa di andalkan pada bulan Ramadhan adalah:

@Memproduksi atau berjualan busana muslim,seperti baju koko,mukena,jilbab,sajadah,peci,gamis,sarung baju muslim anakdan lain sebagainya.Atau bisa juga busana umum baik untuk laki-laki atau perempuan dari mulai balita,anak-anak.remaja sampai untuk orang dewasa.Bisnis busana termasuk yang paling menikmati panen raya pada bulan puasa ini,dari mulai pedagang kaki lima,pedagang kreditan di kampung-kampung sampai pemain kelas kakap selevel Sogo,Seibu,Matahari,Ramayana,dan lain sebagainya.

@Membuat atau menjual kue khas lebaran yang beraneka ragam.Walaupun banyak juga yang membuat sendiri tetapi masih banyak orang yang lebih suka membeli kue-kue lebaran di pasar atau di mall.Ini juga berhubungan dengan budaya halal bihalal yang sudah mendarah daging pada masyarakat kita.Sehingga diperlukan banyak suguhan pada hari yang fitri tersebut untuk menjamu tamu yang datang.Dan ini adalah potensi pasar yang besar,kita bisa ikut nimbrung menikmati usaha yang “lezat” ini.

@Memproduksi atau menjual beragam jajanan khas buka puasa,seperti kolak,es campur,es buah dan lain sebagainya.Konsumen yang sibuk biasanya tidak sempat membuat kolak atau sejenisnya untuk berbuka puasa,makanya banyak pedagang musiman menawarkan produk tersebut untuk memenuhi tuntutan pasar yang lagi “haus” ini.

@Melayani catering untuk buka puasa,biasanya banyak yang mengadakan buka puasa bersama,jadi kebutuhan catering untuk buka puasa meningkat tajam.Memang di butuhkan modal yang besar dan kayaknya hanya pemain catering yang sudah eksis yang bisa merebut peluang ini.Tetapi tidak ada salahnya memulai usaha pada bulan ini dengan membidik segmen “buka bersama” sebagai pasar utama.

@Berjualan atau mendistribusikan kurma,kebutuhan kurma biasanya meningkat tajam pada saat bulan Ramadhan.Walaupun banyak supermarket sampai hypermarket juga menjual kurma,dan kadang harganya sangat kompetitif.Tetapi sebetulnya peluang berjualan kurma pada bulan puasa masih sangat luas.Atau bisa juga menjual produk seperti kolang-kaling karena kebutuhan yang meningkat tajam,entah lewat pasar tradisional atau pasar modern.

@Berjualan parcel pada bulan puasa juga menarik untuk ditekuni,karena biasanya bisnis ini mengalami masa puncaknya pada bulan ini.Bisa juga bekerjasama dengan para pembuat jasa parsel yang banyak bertebaran di jakarta,seperti di bawah stasiun Cikini,entah menjadi sales atau makelar parsel dengan menawarkanya ke perkantoran atau dengan cara iklan di koran atau majalah.Atau bisa juga dengan menitipkan paket parsel di supermarket atau minimarket,seperti di Tip Top,Alfamart,Indomaret dan lain sebagainya.

@Berjualan buku-buku islam bisa dijadikan pilihan,bisa juga ditambah dengan vcd dan kaset islami sampai minyak wangi.Entah itu di mall atau di dekat dengan aktifitas umat muslim yang membutuhkan produk tersebut.

Masih banyak usaha atau bisnis lain yang bisa dilakukan dalam bulan ini,bergantung pada modal yang di miliki,entah kecil atau besar atau mungkin banyak juga yang hanya bisa di lakukan di daerah tertentu karena berhubungan erat dengan budaya dan adat setempat.Tetapi pada intinya banyak sekali bidang usaha yang bisa di mulai atau dikembangkan pada bulan Ramadhan ini,tergantung keberanian kita untuk mengambilnya.

Apa ide bisnis yang akan Anda eksekusi pada bulan puasa ini ?

Semoga sukses slalu….

BY:Mukhlis,Owner BM.Raihan

Permalink: PELUANG USAHA DI BULAN PUASA(BULAN RAMADHAN)
Read more

Ramadhan dan Kemerdekaan

Posted by Ding Muhammad | Wednesday, August 11, 2010 |

Bulan Ramadhan ialah bulan (awal) turunnya al-Qur`an, berupa petunjuk untuk manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu dan menjadi penegak kebenaran, membedakan antara haq dan bathil (QS. 2:85). Kemerdekaan, dari kata merdeka yang artinya bebas, tidak terikat, atau tidak dijajah, dapat diartikan lepas dari segala ikatan yang tidak pantas (layak), sehingga menjadi bebas untuk menentukan nasib sendiri demi segala kebaikan.

Kata merdeka berasal dari kata Sanskerta merdika yang artinya pandai, terhormat, bijaksana, dan tidak tunduk kepada seseorang selain raja atau Tuhan. Dalam bahasa Melayu, merdika berarti bebas, baik dalam pengertian fisik, kejiwaan, maupun dalam arti politik. Dalam pengertian Negara, kemerdekaan merupakan suatu keadaan atau kondisi Negara yang tidak dijajah atau berada di bawah kekuasaan atau ideologi lain. (Ensiklopedi Nasional Indonesia jilid 8: h. 341).

Jum’at Legi, 17 Agustus 1945 pagi jam 10.00 WIB bertepatan dengan 17 Ramadhan 1362 di rumah kediaman Bung Karno, Jalan Proklamasi no. 56 Jakarta yang kini Gedung Pegangsaan Timur, diproklamirkan kemerdekaan Indonesia yang ditandatangani oleh Sukarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. PROKLAMASI. Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan KEMERDEKAAN INDONESIA. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta 17 Agustus 1945. Atas nama bangsa Indonesia, SOEKARNO-HATTA.

Dengan demikian, Negara merdeka yang bersangkutan memberi jaminan kebebasan/kemerdekaan kepada warga negaranya. Oleh sebab itu, kemerdekaan bagi warga negara adalah suatu hak yang bebas, sekaligus mengandung kewajiban. Dengan kata lain, kemerdekaan dapat pula diartikan sebagai keleluasaan bagi setiap warga negara untuk melibatkan diri dalam kegiatan politik dan sosial kemasyarakatan, tanpa adanya berbagai paksaan atau tekanan dari pihak masyarakat dan pemerintah/Negara. Secara umum, dapat disebutkan, misalnya, kebebasan beragama, berkumpul, berserikat, berbicara atau mengeluarkan pendapat secara lisan dan tertulis, dan sebagainya. Semuanya itu dilatarbelakangi oleh hak kemerdekaan atau hak asasi manusia yang secara resmi telah dinyatakan dalam Pernyataan Sedunia tentang Hak-hak Asasi Manusia (1948) dan dinyatakan pula oleh Undang-Undang Dasar 1945. (ENI. jilid 8:341-342).

Terkait dengan bulan suci Ramadhan, dari Abu Hurairah ra ia berkata: Nabi saw bersabda : Celakalah orang yang tidak bersalawat kepadaku tatkala namaku diucapkan orang kedua) di sisinya, dan celakalah orang yang menyia-nyiakan peluang emas berbakti memenuhi hak kedua orang tua faktor penyebab masuk sorga, pada hal ayah-ibu atau salah satu dari mereka hidup di sisinya, namun ia tidak melakukannya, dan celakalah orang yang tidak mau memohon rahmat dan ampunan Allah selama bulan Ramadhan, pada hal ia berkesempatan hidup sejak awal hingga akhir Ramadhan, maka tertipulah ia. (Zubdah al-Wa’izhin). Nabi saw bersabda: Siapa lega hati, menyambut kehadiran bulan Ramadhan, pasti Allah mengharamkan tubuhnya atas neraka apa saja. (Al-Hadis). Dari Ibnu Abbas ra katanya, aku mendengar Rasul saw bersabda : Andaikata umatku tahu pasti tentang sesuatu yang tersembunyi dalam bulan Ramadhan, pasti mereka mengharap seluruh bulan dalam setahun menjadi bulan Ramadhan. Sebab ia menghimpun segala kebaikan dan taat yang dikabulkan, doa-doa yang dipenuhi mustajab), segala laku dosa diampuni, dan sorga merindukan mereka. (Zubdah al-Wa’izhin).

Begitulah Ramadhan, dan demikianlah kemerdekaan yang dianugerahkan Allah Yang Maha Kuasa kepada bangsa Indonesia. Umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya tidak memanfaatkan Ramadhan dan Kemerdekaan dengan maksimal dan sebaik-baiknya. Sebagian besar meski bulan Ramadhan umat tidak banyak yang fokus meningkatkan ibadahnya menjadi lebih maksimal dan sempurna. Terkadang lebih banyak yang biasa-biasa saja, malahan ada pula mereka yang bersikap tidak perduli dengan bulan suci ini dan terus saja maksiat bahkan meningkatkan prilaku durhakanya. Demikian pula dengan anugerah kemerdekaan, ada memangnya mereka yang bersungguh-sunguh dengan jiwa merdeka mengabdi Negara dan bangsanya, namun banyak pula yang sebaliknya. Mereka bukan mempertahankan, mengembangkan, dan membangun Negara dan bangsanya, akan tetapi mereka berebut kekuasaan dan jabatan, selanjutnya tidak berkiprah dengan ikhlas untuk membangun kesejahteraan rakyat dan negaranya. Malahan banyak pula yang menyalahgunakan wewenang dan kekuasaan serta jabatannya demi kepentingan diri sendiri atau kelompoknya, karena keberangkatannya meraih jabatan dengan money politik sehingga setelah memperoleh jabatan maunya hanya ingin mengeruk aset-aset Negara demi mengembalikan modalnya bahkan berlebih . Demikian pula DPR yang bolos, rekening gendut perwira polri, koruptor diberbagai departemen terutama perpajakan, pejabat malah jadi penjahat, penegak hukum malah melanggar hukum, pengadilan malah jadi penghianatan, direktur bank malah jadi pelacur bank, singkat kata kemerdekaan Indonesia telah meluncur jadi Negara penghutang terbesar, Negara terkorup terbesar, dan lain-lain yang rasanya sungguh memalukan.

Kini 65 tahun sudah kemerdekaan, apabila hidayah, hikmah dan fadhilah Ramadhan benar-benar diejawantahkan dalam mensyukuri untuk membangun kemerdekaan Republik Indonesia yang dianugerahkan Allah swt melalui perjuangan para pejuang bangsa, insya Allah negeri ini akan menjadi lebih baik daripada yang ada sekarang. Berbagai komentar bangsa ini menyebutkan bahwa negeri ini telah mengalami krisis akhlak dan kebejatan moral di berbagai komunitas baik rakyat pejabat politikus tokoh pemimpin bahkan akhir-akhir ini dengan beredarnya video porno yang diakses masyarakat tak terbatas, tidak ada penegakan hukum kecuali amat sedikit dan pembenaran hanya berpihak kepada yang kuat sedangkan yang lemah cenderung selalu jadi pihak yang disalahkan, negeri koruptor dan bahkan pihak-pihak yang melaksanakan atau mencoba melaksanakan pemberantasan korupsi dimusuhi malahan dimusnahkan, ekonumi menindas rakyat pengusaha kecil dan sebaliknya hanya menguntungkan kapitalis serta para pemilik modal besar, penguasa sewenang-wenang dengan kekuasaannya bahkan seenaknya memproduk berbagai perundang-undangan yang sesuai dengan hajat kepentingan dan kemauannya dengan cara-cara menyuap yang berwenang, polisi yang semestinya mengayomi rakyat malah bermusuhan dengan rakyat lebih-lebih polisi pamongpraja dengan prilaku penggusuran dan eksekusi-eksekusi yang tidak adil serta memihak dengan cara-cara arogan bagai di negeri penjajahan, maraknya pembunuhan tawuran dan kriminalitas lainnya yang seolah tidak akan pernah berhenti bahkan semakin meningkat baik modus operandinya maupun jumlahnya, lebih-lebih akhir-akhir ini sudah terasa tidak ada lagi penghargaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa pejuang dan pemimpin serta pahlawan bangsa seperti Roesmini dan Soetarti sebagai janda pahlawan yang dituduh menyerobot tanah dan bangunan menurut versi pengacara pegadaian terkait yang tentunya hal itu hanyalah sekedar ulah dan mengada-ada saja, dan lain sebagainya.

Sesungguhnya semua ini terwujud, karena kemerdekaan RI yang diproklamasikan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan itu, tidak disyukuri dengan prilaku yang semestinya mengikuti petunjuk al-Qur`an, yang sebagiannya diimplementasikan Bung Karno dalam Pancasila yang selanjutnya kemudian telah ditetapkan sebagai falsafah bangsa dan Negara, serta telah dicanangkan petunjuk-petunjuk itu dalam Undang-Undang Dasar 1945. Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-65, semoga Allah swt senantiasa melimpahkan rahmat taufik dan hidayah-Nya kepada Negara dan bangsa Indonesia. (Achmad Muhammad).

Permalink : Ramadhan & Kemerdekaan
Read more

Standar Hidup dan Keuangan

Posted by Ding Muhammad | Wednesday, August 11, 2010 |

Setiap manusia selalu memiliki Standar Hidup dan Keuangan , standar ini tidak datang begitu saja. Dan 1 hal yang menarik begitu mereka mencapai titik tertentu mereka akan
merasa tenang. Atau mereka belum mencapai titik tertentu yang merupakan standar hidup mereka, maka mereka akan secara giat untuk mengejar hal tersebut

dari mana datangnya standar hidup ini ? salah satunya adalah melalui siapa panutan kita,
misalkan orang tua kita, atau teman kita atau figur publik di media. Dan ini akan berakibat
kedalam kualitas kehidupan Anda, misalkan Anda memilih menjadi seperti panutan Anda
yang ternyata hanya memilih bahagia namun secara keuangan kurang ? Maka plus minus
akan menjadi seperti itu diri Anda.

Nah melalui materi "The Standart of Your Life" oleh Tung Desem Waringin ini, Anda akan mempelajari tentang hal ini secara lebih mendalam dan detail

Coba Anda pikirkan jika Anda bisa memiliki Standar Hidup dan Keuangan yang dahsyat saat ini, seperti apa kehidupan Anda 2-5 tahun kedepan ?

Dan untuk kali ini, jangan Anda menunggu besok atau minggu depan, segera Anda
pelajari dan tuai keajaiban demi keajaiban dalam hidup Anda, karena Anda sudah memiliki standar kehidupan yang dahsyat

Jangan menunda lagi sekaranglah saatnya Anda memiliki standar kehidupan yang Anda benar-benar inginkan !

follow facebook TDWClub : Facebook TDWClub
follow twitter TDWClub : Twitter TDWClub

Permalink: Standar Hidup dan Keuangan
Read more

Cara Fokus di Bisnis Online

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, August 10, 2010 |

Bagaimana cara fokus di bisnis online ?

Inilah pertanyaan sekaligus batu sandungan yang sering menghinggapi pemain bisnis online, memang kelihatannya masalah cara fokus ini sederhana dan sepele tapi para prakteknya tidak sedikit orang yang dibuatnya tersungkur-sungkur yang kemudian mundur dari arena bisnis ini.

Hanya mereka yang memiliki fondasi bisnis yang kuat yang akan bisa bertahan melewati semua. Seperti kita tahu di belantara internet ada berbagai macam peluang bisnis termasuk godaan-godaan tulisan yang kadang sering menggoda untuk menindaklanjutinya.

Padahal urusan satu belum selesai, karena terlena dengan suatu iklan akhirnya pindah ke urusan yang lain. Inilah kadang yang sering mengganggu orang yang pada akhirnya konsentrasinya menjadi terbelah dan fokusnya menjadi hilang. Mudah-mudahan dengan adanya artikel setidaknya bisa mengingatkan dan mengatasi masalah ini.

Berikut beberapa tips dan cara agar fokus di bisnis online:

# Cari dan tentukan Model Bisnis yang Sesuai Minat

Pada bagian ini Anda perlu mencari model bisnis yang sesuai dengan karakter dan jiwa Anda.

Mengapa harus demikian ?

Biasanya bisnis yang tidak sesuai minat dan jiwa seseorang akan sulit untuk berkembang. Bagaimana tidak, ia menjalankan bisnis hanya dengan setengah-setengah. Padahal bisnis itu sendiri perlu yang namanya penjiwaan dan pendalaman.

Artinya apa ?

Anda harus sepenuh hati mencintai pekerjaan yang Anda lakukan. Jika Anda sudah cinta dengan pekerjaan Anda, maka rintangan apapun yang ada akan mudah untuk di atasi.

Memang ada juga orang yang menjalankan bisnis dengan awal mula yang tidak cinta namun kemudian jatuh hati kepadanya. Dan hal seperti ini tidak akan Anda temukan kecuali menggalinya terlebih dahulu kemudian menyesuaikan dengan jiwa dan karakter sesorang.

# Petakan Master Action Plan (MAP)

Bila Anda sudah menemukan bisnis online yang pas dengan karakter, maka selanjutnya adalah fokus membuat peta rancangan bisnis yang sudah mantap dengan jiwa Anda.

Master action plan akan membantu membuat fokus pekerjaan Anda lebih mudah. Dengan master action pula Anda seolah-olah tidak berjalan dan berputar-putar dalam tempat karena semua ada ujung dan akhirnya dan ini membuat fokus akan lebih terarah seperti program pembelajaran bisnis Mr Action.

# Beri Batas Waktu

Masalah batas waktu ini sebenarnya sudah termasuk dalam ranah master action plan, tapi perlu saya tekankan lagi di sini bahwa dalam membuat master action plan Anda harus membuat batas waktu yang kira-kira ideal dan realistis untuk mencapai terget.

Dalam pemberian batas waktu ini Anda bisa membuat sebuah permainan yakni dengan memberikan reward apabila Anda dapat mencapai target dan memberikan sanksi (hukuman) bila tidak bisa menepati (mencapai) target tersebut.

# Disiplin Terhadap Rencana

Sekarang semua rencana dan konsep rancangan telah dibuat, tugas selanjutnya yang tak kalah berat adalah mengenai masalah disiplin dan mematuhi semua rencana yang telah dibuat.

Tak jarang orang telah membuat sebuah konsep yang matang bahkan sangat bagus, tapi setelah konsep itu jadi dan memasuki babak pertengahan jalan ternyata ada hambatan di mana konsep yang yang sudah dibuat matang tersebut tak sesuai dengan harapan, akhirnya ia membelot dan beralih ke peluang lain.

Displin waktu juga tak kalah pentingnya. Dalam konsep disebutkan bahwa minimal waktu untuk mengerjakan dalam 1 hari adalah 3 jam, tapi karena melanggar disiplin akhirnya nggak sampai waktu yang ditentukan sudah ogah-ogahan.

Inilah yang membuat konsentrasi hilang dan perhatian sudah tidak karu-karuan yang membuat fokus banyak bercabang dan pada akhirnya gagal semua rancangan. Mudah-mudahan saja kita semua bisa mengatasi masalah ini.

Permalink: Cara Fokus di Bisnis Online
Read more

Review NegeriAds.Com

Posted by Ding Muhammad | Tuesday, July 27, 2010


Dear teman-teman semua,..

Pada posting kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah kabar gembira untuk Anda semua. Kabar gembiranya adalah: telah diluncurkan sebuah jaringan PPC baru, bernama NegeriAds.Com.

PPC Ads Network lagi? Betul sekali. Tapi tentu, jaringan baru ini tidak akan seperti yang lainnya. Jaringan PPC ini akan lebih user friendly, responsif dan tentunya juga lebih membawa untung untuk semua pihak.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi advertiser, untuk menyebarkan iklan tentang produk-produk Anda, atau produk-produk yang Anda affiliasikan, bisa mulai mencoba untuk mengiklankannya di jaringan NegeriAds.Com.

Cost per Click (CPC) sangat murah, hanya mulai Rp 400 / klik / iklan. Dan dengan dilindungi oleh sistem Anti Fraud (1 klik / IP / hari), Anda bisa lebih tenang dan yakin bahwa setiap sen uang yang Anda keluarkan tidak sia-sia.

Bagi para affiliate dan reseller, Anda bisa menjadikan jaringan NegeriAds.Com pilihan alternatif (atau bahkan pilihan utama) untuk beriklan. Bagi para product owner, Anda pun bisa melakukan hal serupa plus merekomendasikan jaringan baru ini kepada para affiliate dan reseller Anda (karena persaingan di jaringan PPC lain sudah ketat).

Untuk mereka yang ingin menjadikan blog / website yang sudah dimiliki sebagai sebuah mesin uang, segeralah bergabung menjadi publisher NegeriAds.Com, dan mulai jaring komisi dari klak-klik pengunjung pada blog / website Anda. Pendaftaran publisher 100% GRATIS.

NegeriAds.Com memberikan sharing profit yang adil, 50%-50% antara network owner dan para publisher. Untuk jenis dan ukuran iklan, disediakan berbagai ukuran iklan berbasis text dan gambar dengan standard tampilan yang sesuai dengan ukuran IAB.

Minimum payout hanya Rp 50.000 dan dibayar dalam waktu 7-14 hari setelah request komisi dilakukan. Ini jauh lebih baik daripada banyak jaringan PPC lainnya yang baru melakukan pembayaran setelah 30 atau bahkan 40 hari setelah payout diminta... mana mau nunggu lama-lama.

Pada akhirnya, saya rasa NegeriAds adalah tempat yang tepat bila Anda ingin menjadi seorang Advertoser atau Publisher untuk market Indonesia.

Untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang NegeriAds.Com dan ingin mendaftar (sebagai Advertiser atupun Publisher), silakan segera datang ke:

•••> http://negeriads.com/index.php?r=8232

Selamat mencoba menjadi publisher NegeriAds.
Salam sukses untuk Anda!



Read more